Kemarau Panjang Sebabkan 14 Embung Pertanian di Jombang Mengering, Ini Dampaknya

Tak Berkategori

Selasa, 15 Agustus 2023 – 16:02 WIB

VIVA – Musim kemarau telah tiba. Sedikitnya ada 14 embung untuk irigasi pertanian di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengering, karena debit air surut.

Baca Juga :

Ganjar Distribusikan 7,1 Juta Liter Air Bersih untuk Hadapi Kekeringan di Jateng

Kini, embung yang merupakan tempat untuk menampung air hujan untuk keperluan irigasi sawah itu, tidak lagi difungsikan pada musim tanam ke dua.

Kondisi ini membuat para petani di Dusun Brumbung, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Jombang kesulitan untuk mengairi sawahnya.

Baca Juga :

Fakta-fakta Gus Salam Dicopot dari Wakil Ketua PWNU, Ternyata Masalahnya Ini

Kepala Urusan Perencanaan Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh Witono (56 tahun) mengatakan, embung Brumbung yang dibangun puluhan tahun lalu ini, diperuntukkan untuk mengairi sawah. Embung ini mengairi sawah di beberapa desa yang ada di sekitar Desa Mangunan.

“Tujuan dibangun embung ini untuk mengairi sawah sekitar 40 hektare lebih. Mulai sawah di Desa Mangunan, sampai Desa Kedungjati,” ujar Witono, Selasa 15 Agustus 2023.

Baca Juga :

BNPB: Musim Kemarau di Indonesia Bukan Tanpa Banjir

Salah satu embung yang kering di Desa Mangunan, Kabuh, Jombang

Namun, pada saat musim kemarau seperti saat ini, embung ini sudah tidak lagi berfungsi. Karena air dalam embung sudah tidak ada.

Halaman Selanjutnya

“Kalau musim kemarau gak berfungsi karena gak ada airnya mas. Biasanya sejak bulan 8 (Agustus), sampai bulan 11 (November), gak ada airnya,” katanya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *