Siswa SMP Korban Perundungan di Cilacap Patah Tulang Rusuk, Jalani Operasi di RSUD Margono Soekarjo

Polisi telah menangkap dua terduga pelaku perundungan siswa SMP di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Keduanya yakni atas nama inisial MKY (15) dan WSF (14).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, keduanya dikenakan UU perlindungan anak dan KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp72 juta.

“Pasal 80 ayat (1) Juncto Pasal 76 C UU RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” kata Satake dalam keterangannya, Kamis (28/9/2023).

Ia menjelaskan, kasus ini terungkap bermula pada Selasa (26/9/2023) sekitar pukul 15.30 Wib, saat korban yakni FF (13) pulang dari sekolah mendapatkan luka pada beberapa mukanya.

“Saksi pelapor (kakak korban) mengetahui bahwa korban dalam keadaan pipi sebelah kiri benjol, pelipis kanan atas memar, telinga sebelah kiri memar, bahu sebelah kiri luka memar, perut memar serta pada baju sekolah yang dipakai dalam keadaan kotor,” jelasnya.

“Kemudian saksi pelapor bertanya ‘Itu kenapa kamu sampai dalam keadaan seperti itu?’. Kemudian korban menjawab karena dipukul oleh MKY dan WSF, kemudian saksi pelapor bertanya kembali kepada korban ‘Kenapa kamu sampai seperti itu apakah ada masalah dengan MKY’,” sambungnya.

Kemudian, korban menjawab tidak mengetahui permasalahan apa, tiba-tiba saja diriny dibawa ketempat sepi. Selanjutnya, kedua terduga pelaku langsung memukulinya.

“Kemudian oleh saksi pelapor melihat korban seperti kesakitan, langsung dibawa ke RSUD Majenang, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cimanggu,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Respons Situasi Gaza, PBNU Bakal Kumpulkan Pemuka Agama Dunia 27 November di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *