Pakar Hukum Sebut Pelimpahan Berkas Perkara Firli Bahuri Tak Gugurkan Praperadilan

Menurutnya, MK membedakan antara perkara praperadilan yang diperiksa saat sidang dengan perkara pokok yang diproses setelah sidang pertama dibuka. 

“Bagaimanapun, pada hakikatnya, tidaklah boleh ada satu perkara pidana yang diperiksa secara bersamaan, yakni diperiksa di praperadilan sekaligus juga diperiksa pada saat setelah sidang pertama,” katanya. 

Suparji menyebut, jika sidang pertama pokok perkara dimulai, maka permohonan praperadilan barulah dapat menjadi gugur. Putusan MK Nomor 102/PUU-XIII/2015 itu dinilai bersifat erga omnes, yakni berlaku sebagai Undang-Undang. 

“Maksud norma sidang pertama, secara normatif, makna sidang pertama dijelaskan dalam Pasal 152 ayat (1) KUHAP yang menyatakan, dalam hal pengadilan negeri menerima surat pelimpahan perkara dan berpendapat bahwa perkara itu termasuk wewenangnya, ketua pengadilan menunjuk hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut dan hakim yang ditunjuk itu menetapkan hari sidang’,” ujar dia. 

Sedangkan dalam Pasal 152 ayat (2) KUHAP, lanjut Suparji, menyatakan bahwa hakim dalam menetapkan hari sidang sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), memerintahkan kepada penuntut umum agar memanggil terdakwa dan saksi untuk datang di sidang pengadilan. 

“Dengan demikian, makna sidang pertama adalah hari sidang yang pertama kali dilaksanakan berdasarkan surat penetapan hakim. Ketika hakim menjatuhkan palu sidang sebanyak tiga kali, maka sekaligus itulah tanda kepastian hukum gugurnya praperadilan yang dimohonkan oleh tersangka. Sebab, itulah tanda suatu perkara sudah mulai diperiksa oleh pengadilan negeri,” bebernya. 

Suparji menegaskan, pelimpahan Tahap I berkas perkara Firli Bahuri dari penyidik ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tidak menyebabkan gugurnya praperadilan. 

“Sehingga Hakim Praperadilan dapat mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan FB untuk membatalkan penetapan tersangka oleh penyidik,” Suparji menandaskan.

Quoted From Many Source

Baca Juga  VIDEO: Satu Pendaki dalam Keadaan Hidup dan Tiga Pendaki Tewas Berhasil Dievakuasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *