Nyabu Bareng Perempuan di Hotel, Eks Perwira Polri Divonis 1,5 Tahun Penjara

Liputan6.com, Jakarta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis kepada mantan Perwira Menengah (Pamen) Baharkam Polri, Yulius Bambang Karyanto (YBK) selama 18 bulan atau 1,5 tahun penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Vonis itu diberikan majelis hakim yang dipimpin oleh hakim ketua Yuli Sinthesa Tristania dengan hakim anggota Togi Pardede dan Gede Sunarjana kepada Yulius Bambang Karyanto anggota Baharkam Polri berpangkat komisaris besar (kombes) tersebut.

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (tahun) dan 6 (bulan),” dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (1/11/2023).

Selain vonis pidana, Yulius pun telah dipecat sebagaimana diputuskan dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang sempat digelar di ruang sidang Divisi Propam Polri pada Senin (21/8/2023).

“Keputusan pada sidang KKEP memutuskan sanksi etika yaitu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Sanksi administratif berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai anggota Polri,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/8).

Sidang KKEP itu dipimpin oleh perangkap komisi yang diketuai oleh Irjen Pol. Tornagogo Sihobing, wakil ketua Brigjen Pol. Agus Wijayanto, anggota I Kombes Pol. Sakeus Ginting, anggota II Kombes Pol. Rudy Mulyanto, dan anggota III Kombes Pol. Restawati Tampubolon.

Adapun perbuatan yang telah dilakukan perwira Polri itu melanggar Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat (1) huruf b, Pasal 8 huruf c angka 1 dan Pasal 13 huruf e Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

“Saudara YBK saat ini masih menjalani proses sidang pidana dan telah ditahan. Berdasarkan komitmen Kapolri bahwa tidak main-main dengan oknum Polri yang terlibat dalam tindak pidana narkotika,” kata Ramadhan.

Baca Juga  Penampakan Panji Gumilang Saat Akan Diserahkan ke Kejaksaan Indramayu Hari Ini

Berakhir sudah karir Kombes Yulius Bambang Karyanto (YBK) di kepolisian. Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) karena dinilai terlibat dalam tindak pidana narkoba.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *