Gerindra Gugat ke MK, Sebut KPU Tambah Suara 3 Parpol Ini di Dapil Aceh I

Liputan6.com, Jakarta Partai Gerindra menggugat perolehan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) anggota DPR RI Daerah Pemilihan Aceh I di Mahkamah Konstitusi (MK).

Gerindra mengeklaim terjadi penambahan suara ke tiga partai politik lain di dapil Aceh I yaitu ke PDI Perjuangan (PDIP), PKS, dan PKB.

Hal ini disampaikan Kuasa Hukum Partai Gerindra Nofiansyah dalam sidang sengketa pendahuluan dengan Perkara Nomor 13-01-02-01/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 di Panel 3 Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2024).

“Menurut pemohon adanya perselisihan perolehan suara sebagaimana tabel di atas disebabkan oleh adanya penambahan atau penggelembungan perolehan suara oleh Termohon (KPU) sebagaimana diuraikan,” kata Nofiansyah.

Adapun sidang dipimpin oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat, didampingi Hakim Konstitusi Anwar Usman dan Enny Nurbaningsih.

Gerindra menduga penggelembungan perolehan suara PDIP di dapil Aceh I terjadi pada rekapitulasi tingkat PPK. PDIP seharusnya hanya mendapat 98.120 suara, namun dalam keputusan KPU menjadi 133.292 suara.

Kemudian PKS yang seharusnya hanya memperoleh 98.750 suara, diputuskan KPU menjadi 119.581 suara. Lalu, PKB yang seharusnya hanya mendapat 80.000 suara menjadi 106.677 suara.

“Penggelembungan suara tersebut telah dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Aceh pada tanggal 19 Maret 2024, akan tetapi tidak ada penyelesaian dari permasalahan tersebut hingga saat ini,” ucapnya.

Menurut Nofiansyah, penambahan suara ketiga partai tersebut berakibat pada hasil perolehan suara keseluruhan untuk dapil Aceh I.

 

Quoted From Many Source

Baca Juga  Cuaca Hari Ini Senin 11 Maret 2024: Mayoritas Langit Pagi Jabodetabek Hujan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *